<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4744">
 <titleInfo>
  <title>Aesthetic Theories of India Vol 3</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Padma Sudhi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">New Delhi</placeTerm>
   <publisher>Intellectual Publishing House</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">en</languageTerm>
  <languageTerm type="text">English</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxxi, 252 hal.: ilus., 25 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam volume ketiganya, setelah memeriksa teks-teks Sansekerta dan literatur Vernakular dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa setiap teori estetika telah terjalin dalam aktivitas Yoga dengan menerima psikologi kedalaman dan ketinggiannya. Kegiatan seni India adalah catatan Diri di mana pikiran, kata-kata dan perbuatan diselaraskan dan diubah menjadi konsistensi artistik. Mereka adalah manifestasi kasar dari niat mulia seniman-yogi. Menerima teori Karma dan esensinya, keberadaan adalah kesadaran hidup yang abadi. Segala sesuatu di Alam memiliki masa lalunya, segala sesuatu memiliki masa depan. Manusia harus mengingat hal ini dalam perjalanannya ke depan bahwa saat ini telah lahir bersama dengan dirinya sendiri untuk mewujudkan dan memakmurkan dengan indah kenikmatan kreativitasnya. Aktivitas yoga membantu dalam membuka dan memberikan ekspresi pada relung pikiran yang tidak diketahui, untuk mengungkapkan apa yang telah diperoleh manusia selama beberapa kelahirannya. Seni adalah pasar pengalaman teruji di mana setiap seniman harus membayar mahal untuk kenakalan masa lalunya, kemudian mereformasi dirinya sendiri. Inilah keseluruhan cerita estetika di mana praktik-praktik terkontrol dari kelima indera diagungkan dalam bentuk-bentuk seni; pertunjukan dan gambar, plastik dan suku. Melalui aktivitas Yoga, seorang seniman mempraktikkan ketenangan dalam kekacauan, pengendalian diri dalam pemanjaan diri yang mengarah pada evolusi kepribadian integral. Dengan keyakinan bertahap ini, ditemukan bahwa aktivitas Yoga adalah sumber utama estetika India yang menjadi topik buku ini.</note>
 <note type="statement of responsibility">Padma Sudhi</note>
 <subject authority="">
  <topic>Estetika</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Art &amp; Humanities</topic>
 </subject>
 <classification>701.134</classification>
 <identifier type="isbn">8170760240</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN UHN I GUSTI BAGUS SUGRIWA DENPASAR Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>701.134 Pad-a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B034174/24</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pascasarjana</sublocation>
    <shelfLocator>701.134 Pad-a c.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B034175/24</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pascasarjana</sublocation>
    <shelfLocator>701.134 Pad-a c.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Aesthetic_Theories_of_India_Vol_3.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4744</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-06 11:40:16</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-06 11:41:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>